Saturday, September 22, 2012

Panduan Instalasi Proxmox VE (Virtual Environment)

Proxmox VE (virtual environment) adalah distro Linux berbasis Debian (x86_64) yang dikhususkan sebagai distro virtualisasi. Proxmox secara default menyertakan OpenVZ dan KVM dan disediakan dalam modus teks (console mode). Proses administrasi dan pengelolaan mesin-mesin virtual di Proxmox dilakukan menggunakan akses web.



A. Beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait Proxmox :
  1. Proxmox disediakan hanya untuk mesin x86_64 sehingga tidak bisa digunakan untuk mesin 32 bit.
  2. Pada saat instalasi, Proxmox diinstalasikan langsung dari CD dan akan menghapus seluruh isi harddisk sehingga jika ingin sekedar mencoba Proxmox, gunakan harddisk kosong atau jalankan pada mesin Virtual juga
  3. Jika ingin menggunakan KVM, Proxmox membutuhkan motherboard/CPU yang mendukung teknologi virtualisasi yaitu Intel VT/AMD-V. Intel VT/AMD-V ini bisa dicheck via BIOS. Sebagian besar server branded sudah menyertakannya. Untuk motherboard Gigabyte yang saya gunakan di komputer training, Intel VT bisa ditemukan di motherboard dengan seri T (GA-G41 MT atau GA-G41T)
B. Spesifikasi Hardware
Spesifikasi Minimum untuk Instalasi
  • CPU: 64bit (Intel EMT64 or AMD64), Intel VT/AMD-V capable CPU/Mainboard (Untuk dukungan penuh virtualisasi KVM)
  • Minimal 1 GB RAM
  • Hardisk disesuaikan
  • Satu Lan Card 
Spesifikasi yang direkomendasikan
  • CPU: 64bit (Intel EMT64 or AMD64), Multi core CPU recommended, Intel VT/AMD-V capable CPU/Mainboard (Untuk dukungan penuh virtualisasi KVM)
  • 8 GB RAM baik, lebih besar lagi lebih baik
  • Hardware RAID dengan perlindungan batre untuk dapat menulis pada cache (BBU) atau perlindungan flash based
  • Hardisk yang cepat, lebih cepat lebih baik dengan 15k rpm SAS, Raid10
  • 2 Lan Card lebih baik, tergantung pada teknologi penyimpanan yang digunakan Anda membutuhkan lebih atau tidak.

C. Instalasi


1. Download Proxmox VE : http://www.proxmox.com/downloads/proxmox
2. Burning kedalam CD menggunakan CD burner
3. Boot komputer menggunakan CD Proxmox yang sudah diburn
4. Pada langkah pertama tekan ENTER
5. Pada langkah berikutnya pilih I Agree pada tulisan lisensi. Proxmox dirilis dalam lisensi GPL sehingga bisa secara bebas  dipergunakan
6. Tentukan harddisk untuk virtual. Proxmox akan secara otomatis membuat partisi sesuai keperluan. Partisi terbesar akan digunakan untuk menyimpan image virtual . Kalau harddisk hanya 1, Proxmox akan secara otomatis memilihnya.

7. Langkah berikutnya pilih regional option dan setting password root
8. Setting IP address untuk Proxmox Host dan kemudian klik tombol Next untuk mulai melakukan instalasi
9. Setelah instalasi selesai, lakukan proses restart dan boot sistem tanpa menggunakan CD. Proxmox akan secara otomatis menampilkan prompt konsole. Manajemen proxmox selanjutnya dilakukan menggunakan browser


10. Selanjutnya anda bisa lakukan perintah update dan upgrade perintahnya
pve:~#aptitude update dilanjutkan dengan pve:~#aptitude full-upgrade
akhiri dengan perintah restart  pve:~#reboot

11. Selanjutnya anda bila lakukan pemanggilan via browser ketikan http://[ip address]:8006
12. Masukan Username root dan password anda

 13. Proses instalasi telah selesai selanjunya nantikan artikel berikutnya.

Semoga dapat bermanfaat bagi siapa saja yang memerlukannya. Amien.

No comments:
Write komentar

Rating Histats

Kategori Berita